Daftar Blog Saya

Rabu, 31 Maret 2010

Kutipan

Kutipan


Kutipan merupakan gagasan, ide, atau pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Gagasan tersebut dapat diambil dri buku, majalah, tabloid dan lain-lain

Contoh kutipan:

“Memiliki pikiran cemerlang tidaklah cukup, yang penting bagaimana bisa menggunakannya dengan baik.” Rene Descartes(1596-1650), ilmuwan dan filusuf Prancis

Pengumpulan Data

Pengumpulan Data

Pengertian

Data adalah semua bahan atau keterangan yang diperlukan untuk menulis sebuah karangan

Data disebut juga informasi

Setelah dievaluasi kebenarannya, data menjadi fakta

Cara mengumpulkan data: wawancara, angket, observasi, penelitian lapangan, penelitian pendapat, penelitian kepustakaan.

Wawancara atau Interview

Pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada informan.

Pertanyaan telah disiapkan terlebih dahulu dan diarahkan kepada satu topik yang akan digarap.

Bila ada informasi menarik dan perlu digarap lebih lanjut, penanya dapat mengajukan pertanyaan baru di luar yang telah disiapkan.

Hasil wawancara bernilai tinggi karena secara kualitatif dapat dipertanggungjawabkan.

Hasil wawancara terbatas, memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Angket

Pengumpulan data melalui daftar pertanyaan tertulis yang telah disiapkan dan dijawab secara tertulis.

Data yang diperoleh cukup banyak yang tersebar merata untuk semua wilayah yang akan diselidiki.

Kelemahan: dapat terjadi salah paham (jawaban berbeda dengan maksud pertanyaan), pertanyaan tidak dijawab, atau formulir tidak dikembalikan.

Baik jika digabungkan dengan wawancara

Observasi

Pengamatan langsung kepada obyek yang diteliti, dilakukan secara singkat.

Dapat dilakukan mendahului pengumpulan data melalui angket atau penelitian lapangan, untuk mendapat gambaran tentang obyek penelitian sehingga dapat disusun kuesioner yang tepat.

Dapat dilakukan setelah pengumpulan data melalui angket atau kuesioner, untuk mengecek kebenaran data dan informasi.

Penelitian Lapangan

Pengumpulan data dan informasi secara intensif ke lapangan, disertai analisis dan pengujian kembali atas semua data yang telah dikumpulkan.

Penelitian Pendapat

Proses pengamatan dapat berulang-ulang sehingga dapat timbul berbagai pendapat dan kesimpulan atas peristiwa yang sama

Semua bahan harus digarap serius untuk menarik kesimpulan (klasifikasi, analisis, sintesis)

Analisis: memecahkan persoalan ke dalam bagian-bagiannya

Sintesis: proses menggabungkan semua bagian atau kesatuan yang berdiri sendiri menjadi satu kesatuan.

Penelitian Kepustakaan

Usaha mengumpulkan keterangan dari bahan yang telah ditulis

Meliputi seleksi, memilih, menimbang, menolak, dan menyusun kembali semua bahan menjadi suatu bentuk akhir

Ada tiga golongan bacaan:

(1) Bahan bacaan yang memberikan gambaran umum

(2) Tulisan yang harus dibaca karena bahan yang diperlukan terdapat di situ

(3) Bahan bacaan tambahan untuk melengkapi karya tulis.

Contoh Observasi

Untuk dapat melakukan penilaian yang cermat tentang penyimpangan perilaku pada anak sangat penting dilakukan observasi secara langsung. Observasi secara langsung ini meliputi interaksi langsung, penilaian fungsional dan penilaian dasar bermain.

Observasi langsung yangs erring dilakukan adalah dengan melakukan interaksi langsung dengan anak dan diikuti dengan wawancara terhadap orangtua dan keluarga. Informasi tentang emosi anak, sosial, komunikasi, kemampuan kognitif dapat dilakukan secara bersamaan melalui interaksi langsung, observasi dalam berbagai situasi, dan wawancara atau anamnesa dengan orangtua dan pengasuhnya. Orang tua dan anggota lainnya harus ikut aktif dalam penilaian tersebut.baca selengkapnya…

Observasi langsung lainnya adalah dengan melakukan penilaian fungsional. Tujuan penilaian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bisa terjadi perubahan perilaku seperti perilaku gerakan yang aneh, perilaku bicara yang khas dan sebagainya. Berdasarkan pertimbangan itu bahwa perubahan perilaku adalah suatu cara untuk berkomunikasi dengan lingkungan. Penilaian fungsional termasuk wawancara, observasi langsung dan interaksi secara langsung untuk mengetahui apakah anak menderita autism atau dikaitkan ketidakmampuan dalam komunikasi melalui perilaku anak.Penilaian secara fungsional ini akan membantu dalam perencanaan intervensi atau terapi okupasi yang harus diberikan.

Penilaian dasar bermain juga merupakan observasi langsung yang penting untuk dilakukan. Penilaian ini melibatkan orang tua, guru, pengasuh atau anggota keluarga lainnya untuk mengamati situasi permainan yang dapat memberikan informasi hubungan sosial, eomosional, kognitif dan perkembangan komunikasi. Dengan mengetahui kebiasaan belajar anak dan pola interaksi melalui penilaian permainan, pengobatan secara individual dapat direncanakan.

Sumber: www.puterakembara.org

Senin, 08 Maret 2010

deduksi dan induksi

Deduksi dan Induksi



Deduksi


Deducere (de berarti ‘dari’ dan ducere berarti ‘menghantar’, ‘memimpin’)

Merupakan suatu proses berpikir (penalaran) yang bertolak dari sesuatu proposisi yang sudah ada menuju kepada suatu proposisi baru yang berbentuk suatu kesimpulan

Corak berpikir deduktif: silogisme kategorial, silogisme hipotetis, silogisme disjungtif atau silogisme alternatif, entinem, rantai deduksi.

Induksi


Proses berpikir yang bertolak dari satu atau sejumlah fenomena individual untu menurunkan suatu kesimpulan (inferensi).

Fenomena individual : data atau pernyataan yang bersifat faktual proposisi

Proses penalaran induktif:

Generalisasi

Hipotese dan teori

Analogi induktif

Kausal

Contoh kalimat deduktif


Dalam praktikum kali ini kita akan mempelajari fungsi dasar beberapa komponen-komponen elektronika. Komponen-komponen tersebut antara lain seperti resistor, kapasitor, dioda dan lain-lain. Resistor digunakan digunakan sebagai penghambat, sedangkan kapasitor berfungsi sebagai penyimpan daya serta fungsi dioada untuk menstabilkan tegangan.

Contoh kalimat induktif


Fungsi dasar dioda yaitu sebagai pembatas tegangan. Sedangkan kapasitor berguna untuk menyimpan daya pada rangkaian. Itulah beberapa contoh fungsi-fungsi dasar komponen-komponen elktronika.

Kamis, 10 Desember 2009

DMA

DMA

-Direct memory access (DMA) adalah satu mekanisme transfer data di mana beberapa hardware tertentu bisa mengakses memori sistem untuk proses baca/tulis tanpa melibatkan kerja dari CPU. Beberapa hardware yang dapat menggunakan teknik ini yaitu disk drive, kartu grafis, network card dan sound card.

proses input/output tanpa adanya DMA selalu membuat CPU fokus penuh untuk mengerjakan proses transfer data ini. Selain itu juga proses tanpa adanya DMA cukup membuang banyak waktu. Sedangkan proses dengan DMA, CPU cukup memulai prosesnya dan bisa melakukan kerja lain selama proses transfer itu berlangsung dan tinggal menunggu informasi dari DMA controller jika proses transfer sudah selesai.

Untuk memastikan komputer Anda melakukan transfer data dengan efisien memakai teknik DMA lakukan langkah-langkah berikut ini: .

- Masuk ke Control Panel dan double-click pada System, kemudian pilih tab Hardware. Klik Device Manager. Langkah ini akan menampulkan daftar semua hardware yang ada di komputer Anda, mulai dari Computer kemudian Disk Drives sampai ke Monitors dan lainnya lagi.
- Klik tanda plus di sebalah tulisan IDE ATA/ATAPI Controllers.
- Double-click Primary IDE Channel. (Jika Anda punya dua untuk ini, tinggal ulangi prosedur ini lagi)
- Klik tab Advanced Settings. Anda mungkin akan melihat daftar dua device (0 dan 1).
- Pada masing-masing, klik panah drop-down di sebelah Transfer Mode dan pilih “DMA if available.” Kemudian klik OK. (Jika Anda punya Primary IDE Channel lain, ulangi prosedur ini)
- Tutup Device Manager dan reboot komputer Anda. (cnet/cax)

Minggu, 18 Oktober 2009

permata hati

Kaulah permata hati
Setitik pelita penuh arti
Menanti hingga tak pasti
Dalam janji yang teringkari
Selamanya tak akan terganti

antivirus pencurian ID

Seiring berkembangnya penggunaan internet, kejahatan di dunia maya pun kian meningkat. Berdasarkan laporan Internet Security Threat Report volume XIV terbitan Symantec yang diumumkan di Indonesia pada 6 Mei 2009 yang lalu, Indonesia menempati urutan ke-41 sasaran kejahatan melalui internet dari survey yang dilakukan di 230 negara. Sedangkan di kawan Asia Pasifik dan Jepang, Indonesia menempati urutan tiga besar sebagai negara yang berpotensi terinfeksi virus.

Salah satu kejahatan di dunia maya yang meningkat belakangan ini adalah pencurian identitas diri. Dari hasil survey Javelin Strategy and Research bertajuk 2008 Identity Fraud Survey Report yang terbit Januari 2009 lalu, pencurian identitas diri hampir mencapai 10 juta korban pengguna internet online dan offline, dengan total kerugian mencapai US$ 48 miliar. Angka tersebut hanya mencatat kejadian di Amerika Serikat.

Semakin maraknya kejahatan pencurian identitas diri membuka peluang bagi para produsen antivirus. Salah satu produsen antivirus, pengembang produk keamanan komputer, AVG Technologies, mengeluarkan produk baru bernama AVG Identity Protection (IDP). Teknologi IDP sejatinya dikembangkan oleh Sana Security, perusahaan yang awal tahun ini diakuisisi oleh AVG. Menurut mereka, IDP ini mampu memberikan perlindungan tambahan bagi para pengguna komputer. IDP secara khusus difokuskan untuk mencegah pencurian kata sandi, rincian rekening bank, nomor kartu kredit, dan lain-lain.

AVG Identity Protection (IDP) menggunakan teknologi analisis prilaku. Teknologi ini memastikan semua program yang berjalan pada computer berjalan dengan semestinya. Apabila IDP mendeteksi bahaya yang mengindikasikan upaya pencurian identitas maka IDP akan menghentikan upaya aktifitas tersebut.

Saat ini AVG IDP baru dibundel dalam produk AVG 9.0. Beberapa hal yang disempurnakan pada AVG 9.0 ini adalah kecepatannya membersihkan virus dan spyware. Selain itu juga AVG 9.0 ini mampu mengurangi waktu scan hingga 50%, bergantung pada sistem konfigurasi. Serta adanya peningkatan 10% hingga 15% untuk waktu booting dan penggunaan memori.